Keluar flek saat hamil, berbahayakah?

Keluar flek (bercak darah) dari vagina tentu membuat seorang ibu hamil cemas dan bertanya-tanya, apalagi bila baru pertama kali mengalaminya. Apakah flek tersebut adalah hal yang biasa saja? Ataukah sebuah tanda bahaya?

Apa yang dimaksud dengan keluar flek?

Keluar flek (disebut juga spotting) adalah perdarahan ringan yang bisa terjadi kapan saja pada saat hamil, terutama pada trimester pertama. Sekitar 20% wanita hamil mengalami spotting pada trimester pertama. Hal ini bisa jadi merupakan bagian alami dari kehamilan, namun perlu dipastikan dahulu bahwa tidak terjadi komplikasi.

Perdarahan adalah tanda tersering dari keguguran, sehingga setiap wanita hamil yang mengalami perdarahan dari vagina harus segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. Yang dilakukan oleh Sita di atas sudah tepat. Jika Anda mengalami perdarahan banyak atau nyeri hebat dan tidak dapat segera menemui dokter/bidan, langsung datang ke Unit Gawat Darurat (UGD) di rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.
Apa bedanya dengan perdarahan?

Jumlah darah yang keluar membedakan antara flek dengan perdarahan. Keluar flek adalah keluarnya sedikit bercak darah dari vagina berwarna merah atau kecoklatan, yang bisa jadi tidak sampai mengotori celana dalam. Sedangkan perdarahan jumlahnya lebih banyak daripada flek, dan mengotori celana dalam. Perdarahan jelas lebih serius daripada flek.

Keluar flek itu normal atau berbahaya?

Bagaimana membedakan keluar flek yang normal dan yang berbahaya? Jawabannya tergantung dari kapan terjadinya, jumlah darah yang keluar, lamanya, dan gejala lain (misalnya nyeri perut, keluarnya gumpalan darah atau jaringan, pingsan, lemas, demam).
Flek darah yang dianggap normal adalah bila terjadi pada trimester pertama, jumlahnya sedikit dan tidak berlangsung lama (kurang dari 1 hari), serta tidak ada gejala lain.

Apa penyebabnya?

Dengan mengetahui penyebab keluar flek/perdarahan saat hamil, Anda dapat mengetahui gejala apa yang mesti dicari dan kapan meminta bantuan kepada tenaga medis. Penyebab keluar flek/perdarahan berbeda pada setiap trimester.
Perdarahan pada trimester pertama

Tidak selalu berarti ada masalah. Penyebab yang tidak berbahaya misalnya:

  1. Melekatnya sel telur yang sudah dibuahi ke dinding rahim. Hal ini normal pada kehamilan. Jumlah darah yang keluar sangat sedikit.
  2. Perubahan hormon: Keluar flek yang disebabkan oleh perubahan hormon saat hamil. Biasanya terjadi pada minggu-minggu awal kehamilan, tetapi pada sebagian wanita dapat menetap sampai akhir kehamilan.
  3. Penyebab lain yang lebih serius pada trimester pertama yaitu:
  4. Keguguran: Perdarahan vagina merupakan tanda awal keguguran, disertai dengan nyeri perut.
  5. Blighted ovum: Walaupun dari pemeriksaan ultrasonografi (USG) terlihat tanda-tanda kehamilan di dalam rahim, namun embrio gagal berkembang sebagaimana mestinya.
  6. Kehamilan ektopik: Sel telur yang telah dibuahi menempel di luar rahim. Yang tersering adalah menempel di Tuba Falopii, sehingga tidak dapat berkembang karena kekurangan nutrisi. Tandanya antara lain nyeri perut dan perdarahan. Perdarahan akibat kehamilan ektopik sangat berbahaya karena bisa mengancam nyawa ibu.
  7. Kehamilan mola atau kehamilan anggur: Pada keadaan ini, plasenta tidak terbentuk secara normal. Pada pemeriksaan USG dapat terlihat bukan janin yang berkembang, tetapi jaringan abnormal.

Perdarahan trimester kedua dan ketiga

Berbeda dengan trimester pertama, Anda perlu waspada bila terjadi perdarahan dari vagina pada trimester kedua atau ketiga karena biasanya menandakan adanya hal yang abnormal. Penyebab perdarahan pada trimester kedua atau ketiga antara lain:

  1. Luka pada leher rahim, misalnya akibat berhubungan seksual atau pemeriksaan dalam yang terlalu kasar.
  2. Penyakit pada vagina atau leher rahim, termasuk infeksi.
  3. Mioma di rahim.
  4. Penyebab yang lebih serius pada trimester kedua atau ketiga biasanya karena kelainan plasenta, yaitu: plasenta previa. Plasenta terletak di bagian bawah rahim sehingga menutupi mulut leher rahim. Tanda utamanya adalah keluar darah berwarna merah yang tidak disertai rasa nyeri, paling sering terjadi pada trimester ketiga.
  5. Abrupsio plasenta: Sebagian atau seluruh plasenta terlepas dari perlekatannya pada dinding rahim. Darah yang keluar bisa sedikit atau banyak tetapi selalu disertai dengan nyeri perut hebat, paling sering terjadi pada trimester ketiga.
  6. Partus prematur: Terjadinya pelebaran leher rahim pada kehamilan 20-37 minggu, disertai dengan kontraksi rahim.
  7. Keguguran: Walaupun keguguran lebih banyak terjadi pada trimester pertama, masih terdapat risiko keguguran pada trimester berikutnya.

Apabila perdarahan terjadi setelah usia kehamilan 28 minggu, segera datang ke rumah sakit karena hal ini merupakan kedaruratan. Perdarahan yang terjadi jumlahnya bisa banyak atau sedikit, dan disertai atau tanpa nyeri perut. Jangan anggap remeh perdarahan ini karena perdarahan adalah salah satu penyebab terbesar kematian ibu di Indonesia.

Bagaimana mencegahnya?

Bisa tidak ya kita mencegah supaya tidak keluar flek? Tentunya dengan rajin kontrol ke dokter/bidan sejak awal kehamilan sehingga bisa mendeteksi dini adanya kelainan. Hindari rokok dan narkoba karena merupakan faktor risiko terjadinya perdarahan saat hamil, sekaligus juga tidak baik bagi kesehatan Anda secara umum. Nah, apabila Anda mengalami keluar flek saat hamil, tenangkan diri Anda, sekaligus tetap waspada terhadap adanya tanda-tanda bahaya di atas.

Saatnya Pergi ke UGD

Anda perlu langsung pergi ke Unit Gawat Darurat (UGD) di rumah sakit jika mengalami tanda-tanda bahaya di bawah ini (baca juga ini):

  1. Perdarahan yang banyak, atau nyeri perut dan kontraksi yang hebat
  2. Keluar flek atau perdarahan yang sudah berlangsung lebih dari 24 jam, dan Anda tidak dapat menghubungi dokter
  3. Pingsan, atau merasa sangat pusing dan lemas
  4. Perdarahan yang disertai demam di atas 38,5oC

Pada perdarahan trimester pertama, pertama kali dokter akan mencari apakah terjadi kehamilan ektopik, namun pada perdarah-an trimester berikutnya dokter akan terlebih dulu meyakinkan apa-kah keadaan Anda stabil atau tidak akibat kehilangan darah. Selain pemeriksaan fisik, dilakukan juga pemeriksaan laboratorium dan USG, tergantung dari kondisi Anda saat itu.

Referensi:

  1. Leveno KJ, Cunningham FG, Gant NF, et al. Williams manual of obstetrics. 21th ed. Singapore: Mcgraw-Hill (Asia), 2003.
  2. Mayo Clinic. Vaginal bleeding during pregnancy. http://www.mayoclinic.com
  3. E -medicine. Bleeding during pregnancy. http://www.emedicinehealth.com

By Dr. Ratih Palupi, http://www.anakku.net

About these ads

27 Responses so far »

  1. 1

    anggianggoro said,

    Nama Saya ANGGI ANGGORO,saya mau tanya tentang flek yg terjadi pada istri saya,jadi ceritanya minggu lalu kami berhubungan suami istri, setelah berhubungan terjadi lah flek, stlh itu saya telp dokter kandungan dan ternyata istri saya harus dirawat (1 hari).Nah pertanyaanya :
    1. Sampai hari ini istri saya masi keluar flek sedikit dgn warna kecoklatan apakah berbahaya?
    2. Kira2 ada hubungannya gak dengan sakit batuk?karena saat ini istri saya juga sedang sakit batuk?
    3. Mohon kiat2nya dari teman2 posting,terimakasih.

  2. 2

    anakuya said,

    Mas Anggi Anggoro,

    Apa istri mas sedang hamil? Kalau iya, penyebabnya bisa jadi seperti yang dituliskan di atas. Sepetahuan saya, flek tidak pernah dihubungkan dengan sakit batuk, karena organ yang di serang sungguh sangat berbeda.

    Tetapi terkadang ibu hamil bisa menderita batuk atau penyakit lain agak lama. Biasanya hal ini tidak perlu dikhawatirkan. Hubungi dokter kalau gejalanya sudah cukup mengganggu.

    Kalau istri mas sedang tidak hamil, penyebab keluarnya flek berwarna coklat (indikasi adanya darah) bisa jadi penyakit yang serius. Keputihan biasa seharusnya tidak disertai adanya darah pada cairan yang keluar.

    Mungkin sekarang istri mas sedang dalam tahap penyembuhan, apa pun penyakitnya itu. Bila tidak sembuh dalam beberapa hari, ada baiknya kembali menghubungi dokter. Semoga cepat sembuh.

  3. 3

    transferfactoruntukwanita said,

    Hmm, bagus sekali artikel di blog nya, saya sedang menulis tentang pengobatan mioma, silahkan berkunjung ke blog saya ya..

    sonya

    http://transferfactoruntukwanita.wordpress.com/2009/03/01/pengobatan-mioma-dengan-transfer-factor/

  4. 4

    hadorihandi said,

    Terima kasih artikelnya ya bu…sangat membantu sekali….

  5. 5

    duniajosh said,

    Salam kenal,
    Nama saya Yusak Kusuma, saya mau bertanya tentang istri saya yang mengalami flek sudah 2 hari, memang sudah sempat kontrol ke dokter lagi setelah flek yang pertama dan ini sudah memasuki hari ke 3, dari dokter diberikan antibiotik dan satu lagi obat diminumkan apabila terjadi kram perut. Obatnya untuk 5 hari, dan semenjak kontrol terakhir itu, kini istri harus bed-rest. Pertanyaan saya :
    1. Seberapa lama flek itu akan hilang? Dan apakah bisa terjadi lagi? Pengaruhnya apa bila terjadi lagi?
    2. Dianjurkan oleh dokter setelah 14 hari kontrol lagi, tetapi menurut saya setelah obatnya habis, saya harus ke dokter lagi, betul kah langkah saya?
    3. Apakah ada cara lain lagi yang bisa menyembuhkan?
    Terima kasih atas kesempatan ini.

  6. 6

    anakuya said,

    Langsung aja ya…

    1. Kapan flek hilang tergantung penyebabnya apa. Flek darah yang dianggap normal adalah bila terjadi pada trimester pertama, jumlahnya sedikit dan tidak berlangsung lama (kurang dari 1 hari), serta tidak ada gejala lain. Selain itu dikategorikan tidak normal dan berbahaya buat ibu hamil. Pengaruh paling berat dari keluarnya flek terus menerus adalah keguguran.

    2. Terkadang obat butuh waktu untuk bereaksi dalam tubuh. Bila setelah obat habis masih sakit namun gejalanya berkurang, bisa jadi itu adalah tanda obatnya sedang bekerja, dan tubuh dalam masa pemulihan. Ikuti saja saran dokter. Namun bila sebelum obat habis atau setelahnya masih timbul gejala atau lebih hebat, segera periksakan dokter. Bila ragu, cari second opinion.

    3. Penyembuhan sangat erat kaitannya dengan penyebab keluarnya flek tersebut. Jadi harus tahu dulu penyebabnya apa. Terkadang kondisi janin dari awal memang tidak sehat, sehingga tubuh ‘mengeliminasi’ janin secara alami. Tentu hal ini tidak bisa diobati.

    Thanks juga udah mampir ya…

  7. 7

    Reza said,

    assalamu’alaikum..
    Saya mau tanya tentang istri saya nih..
    Istri saya mengalami flek yang terus2an(sdh berlangsung 3 hari) semenjak pertama kali pada usia kehamilan 10 minggu…jadi keluar fleknya itu tidak tentu dan sedikit…kalo istri saya berkegiatan sedikit aja..maka akan keluar fleknya..kalo bedrest maka fleknya gk keluar..knp ya?apakah berbahaya?..mohon pencerahannya ya…?oh iya ud konsultasi ke dokter..dikasih obat penguat janin dan disuruh bedrest..apakah bedrest berarti tidak boleh melakukan apa-apa walaupun hanya untuk berdiri ke kamar mandi?
    Terimakasih

    • 8

      anakuya said,

      Mas Reza,

      Copy lagi dari yang atas. Flek darah yang dianggap normal adalah bila terjadi pada trimester pertama, jumlahnya sedikit dan tidak berlangsung lama (kurang dari 1 hari), serta tidak ada gejala lain. Selain itu dikategorikan tidak normal dan berbahaya buat ibu hamil.

      Sebaiknya ikuti saja kata dokter anda untuk bedrest. Kalau masih ragu, cari second opinion ya. Biasanya bedrest masih memperbolehkan pasien untuk pergi ke kamar mandi. Lain halnya kalau kegiatan itu berbahaya, misal untuk kasus istri mas adalah keluar flek. Sebaiknya dihindari.

  8. 9

    priyastanza said,

    Istri saya hamil 28 minggu atau masuk bulan ke 9.Sudah 2 hari ini istri saya keluar flek coklat.tapi hanya sedikit.hari pertama hanya keluar sedikit trus tidak keluar lagi.hari kedua kluar lagi dan sedikit lagi…..apakah hal ini berbahaya bagi kehamilan istri saya???
    apakah ini normal pada usia kehamilan istri saya..mohon pencerahannya.

    Trims

    Regards,
    Priya

  9. 10

    anakuya said,

    Mas Piya,

    Kalau dibaca baik2 artikel di atas, ada bagian ini:

    Apabila perdarahan terjadi setelah usia kehamilan 28 minggu, segera datang ke rumah sakit karena hal ini merupakan kedaruratan. Perdarahan yang terjadi jumlahnya bisa banyak atau sedikit, dan disertai atau tanpa nyeri perut. Jangan anggap remeh perdarahan ini karena perdarahan adalah salah satu penyebab terbesar kematian ibu di Indonesia.

    Jadi sebaiknya segera diperiksakan ke dokter ya. Semoga istrinya baik2 saja.

  10. 11

    sandtoz said,

    Assalamualaikum…
    Saya hamil 4 bulan… tadi malam muncul bercak merah ketika saya kencing. ini terjadi hanya sekali tanpa disertai nyeri perut atau keluhan lain. Amankah itu?
    Apakah flek juga dipengaruhi oleh kondisi psikis? Karena memang beberapa hari ini kondisi saya sedang labil, sedih, dan sedikit stress…
    Satu lagi, apakah berhubungan seks bisa membahayakan janin? karena sekarang suami saya menjauh karena takut menyakiti saya dan janin saya…
    terima kasih

  11. 12

    iffashafiera said,

    salam kenal..
    artikelnya membantu sekali, sy hamil anak pertama dgn usia kandungan 5 minggu, usia saya sendiri saat ini sdh 35 thn, kemarin sy mengeluarkan flek warna kecoklatan dan sedikit berlendir,, sy sempat khawatir apalagi awalnya oleh dokter sy sempat disuspect kehamilan ektopik walaupun dari 2nd opinion saya dapatkan bahwa hal itu tidak terjadi dan kantung janin sdh kelihatan di dalam rahim (thanks God,,,)

    setelah membaca artikel di atas jadi sedikit lega, tapi tetap harus hati2 karna sepertinya kalo agak banyak bergerak akan keluar cairan warna kecoklatan itu.

    tks anakuya,, :)

  12. 13

    triagustiana said,

    saya positif dah 3 minggu namun keluar flek tiap buang air kencing terus menerus. apakah kehamilan saya dapat diselamaykan? bagaiamana caranya agar tidak keluar flek lagi. terima kasih

  13. 14

    makasih infonya mas.
    sangat membatu sekali artikelnya ^_^

  14. 15

    Assalamualaikum Wr Wb, Dr. Istri sy hamil 1 Mgg, karna dia byk kegiatan dia keluar flek coklat dan itu berlangsung 1 hari, untuk gejalax sakit demam, kram tdk ada, apa itu sangat mempengaruhi kehamilan mudanya Dr…? Mohon saran N masukannya…? Trmkasih…

  15. 16

    Arun Kawaii said,

    dokter saya mau nanya nich……….
    saat ini saya hamil sktr 5 mgg dan 2 mgg yg lalu saya terserang gondongan.setelah gondongan saya mengempis saya mengalami flek yg smakin lama smakin banyak.kata dsog yg menangani saya katanya janinnya g kuat nahan serangan virus gondong.dah dikasih penguat kandungan dan disuruh bedrest. setelah satu minggu keadaan belum berubah.yg ingin sy tanyakan:
    1.apakah benar gondongan bisa membawa kelainan pada janin????
    2.apa akan terjadi kemungkinan saya akan mengalami abortus spontan????

  16. 17

    ORchid Puspa said,

    salam kenal, saya indri usia 27, 3 bln yg lalu saya kuret karena kehamilan saya ternyata kosong alias BO…..saat ini saya sudah hamil lg usia 5 minggu tapi sudah 2 hari ini keluar flek coklat disertai sedikit bgt gumpalan tiap siang hari (mlm ga kluar flek) apa kehamilan saya yg ke-2 ini berpotensi BO?? karena kehamilan pertama kluar flek diusia kandungan 8 minggu…mohon bantuannya (stress berat memikirkan hal ini)

  17. 18

    Teten Zaeni said,

    selamat sore dok,saya teten m zaeni usia 29,mau tanya dok sekarang istri saya lg hamil anak ke dua baru 3 bln tp sekarang menjalani kontrol terus dikarenakan keluar flek setelah berhubungan,awal terjadi bulan kemaren habis pulang mudik dari jawa tengah setelah dua hari dirumah saya coba berhubungansesudah hubungan keluar flek sedikit langsung paginya saya control ke dokter kandungan dikasih obat penguat dan di larang hubungan 10 hari,pas hari ke 12 saya coba berhubungan ternyata keluar lagi dok….terus saya control lg ke dokter besoknya dan dikasih vitamin formom dan dianjurkan puasa(dilarang berhubungan) selama kehamilan.apa yang harus saya dan istri lakukan dan apa penyebab keluar plek habis berhubungan?mohon jawabannya terimakasih

  18. 19

    Pietz Rwien said,

    Assalammualaikum,
    Sore Dok..saya mo tanya, istri saya sedang hamil 4 bln (rajin USG tiap bulan), kemudian kluar flek semalaman. Kami lsg ke dokter besok nya, dokter lsg cek USG dan katanya si dede bayi ga apa2 dan sehat,resep nya si ibu di kasih obat penguat janin yg dimasukkan lewat V dan obat anti kontraksi (krn pas usg si dede bayi terlihat gerak2 terus) utk 10 hari.

    Hari hari berikut nya malah skr flek nya tambah banyak dan kadang ada yg berwarna merah darah disertai nyeri perut yg sangat. Kata dokter apabila 10 hari msh berdarah hrs kontrol lg (baru 4 hari dr skr). Untuk kondisi istri saya diatas bagaimana ya dok..apa ga berbahaya, apa hrs nunggu 10 hari ? apakah ini ada hub. sama bawaan bayi..?

    Mohon pencerahan nya dok…

    Terima Kasih.

    Wss,

  19. 20

    Kyito Kozima said,

    Salam kenal
    Saya Weibi,sekarang Istri saya hamil sudah jalan 8 bulan, kemaren terjadi pendarahan yang cukup banyak, setelah di USG janin sehat dan posisi plasenta berada di samping, dokter menyarankan istirahat total.
    yang saya tanyakan, posisi plasenta yg berada di samping apa berdakpak besar pada Ibu dan janin ???
    Terimakasih

  20. 21

    Assalamualikum,

    Saya ingin bertanya, Bagai mana jika masa kehamilan telah mencapai lebih dari satu (1) tahun, mohon informasinya

    Terima Kasih

  21. 22

    salam…saya saat ini sdang hamil anak pertama,dengan usia sekitar 23minggu..sudah 2hari ini saya mengalami flek..bayi diperut bergerak aktif,dan saya sendiri merasa sehat2 saja.apakah berbahaya keadaan seperti itu dok?hal apa yang harus saya lakukan,selama ini saya memeriksakan kesehatan saya hanya pada bidan,apakah saya perlu melakukan usg?dan apakh tidur miring berpengaruh pada kehamilan saya? terimakasih

  22. 23

    Edo Padang said,

    salam,,,saya berkeluarga baru 1 bulan ini,,istri saya biasanya datang haid setiap tanggal 12 tetepi pda tanggal 12 ini istri saya sering pipis dan waktu pipis mengeluarkan darah,,apa kah itu termasuk keguguran dokter?dan apa solusinya???terima kasih,,

  23. 24

    Nama saya lala, awal saya cek k dr.kandungan usia kehamilan saya berusia 4 minggu dan saya memiliki kista.seminggu kemudian saya kembali kontrol krn keluar darah segar yg cukup banyak sekitar 1 pantyliner full setelah di USG rahim ny tipis sekali,lalu saya di beri obat penguat tetapi obat ny spt obat ambeyen yg di masukkan ke dlm dubur(maaf).obat itu ampuh tetapi setiap saya pergi jalan2 selalu keluar flek darah.
    Pertanyaan saya, apakah kehamilan saya dpt menyebabkan hamil anggur?
    dan apakah kehamilan saya bsa bertahan hingga melahirkan nanti?
    Terimakasih atas jawaban ny:)

  24. 25

    Yth. Pengasuh…
    Nama saya Hadi Krisdianto, istri saya saat ini hamil dengan usia kehamilan 23 minggu. Istri saya mengalami flek yang menurut hasil USG dokter kandungan, istri saya mengalami Plasenta Previa. disarankan kan untuk istirahat total dan sudah diberi obat pencegah. Namun hingga saat ini kadang-kadang masih keluar juga walau hanya sedikit sekali. Mohon Saran lanjutan mengenai masalah ini dan apakah dengan keadaan seperti ini, Istri saya dapat melahirkan secara normal atau harus dengan tindakan medis?

  25. 26

    bpsdmpoke said,

    Maaf saya hanya ingin berbagi pengalaman saja barangkali bermanfaat, dulu waktu istri saya hamil anak I, istri saya juga mengalami flek kira2 usia kandungan sktr 3 bulan, saya konsultasikan ke dokter sp kandungan yg cukup terkenal di kota saya, katanya kandungan istri saya lemah, akhirnya disuruh bedres di rumah sakit selama 1 minggu. Menurut dokter kalau masih terjadi pendarahan maka apa boleh buat harus dilakukan keuret (digugurkan) karena todak bisa dipertahankan. Dalam kecemasan dan kekalutan tersebut saya berdoa kepada Allah SWT untuk memohon pertolonganNYA agar kandungan istri saya dapat dipertahankan. Alhamdulillah akhirnya Allah memberikan saya Hidayah, Inayah dan Rahmat dengan diberikan petunjuk untuk mencari alternatif lain yaitu memeriksakan istri saya ke dokter spesialis kandungan lain. Setelah diperiksa dokter yg kedua ini, beliau meyatakan bahwa dimulut rahim istri saya hanya ada POLIP (sejenis darah yg menggumpal) dan sebetulnya itu akan hilang dg sendirinya saat melahirkan. Karena dirasa mengganggu kemudian diambil langkah operasi kecil (mencabut/menarik Polip tsb) tanpa dibius dan hanya berjalan sebentar saja, alhasil setelah operasi kecil tersebut istri saya sdh tdk flek lagi. Dan Alhamdulillah anak I saya skr sdh berumur 10th. Matur nuwun. -Didik, Solo-

  26. 27

    Salam kenal….
    Nama saya roni,istri saya sedang hamil 6 minggu tpi setiap hari itu pusing,lemes,demam dan yang saya kuatirkan keluar flek.saya sudah periksakan ke dokter dksih penguat sma di suruh betress tpi masih keluar flek.apakah itu bahaya,saya takut keguguran lagi msalahnya ada riwayat keguguran 2 kali………mohon solusinya?


Comment RSS · TrackBack URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: